
MEMPAWAH – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah menunjukkan komitmen nyata dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui partisipasi aktif dalam agenda Gema Membangun Desa Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini dipusatkan di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (7/5/2026).
MEMPAWAH – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah menunjukkan komitmen nyata dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui partisipasi aktif dalam agenda Gema Membangun Desa Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini dipusatkan di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (7/5/2026).

Dalam momentum strategis ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan inovasi Layanan Perpustakaan Keliling. Kehadiran armada literasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Drs. Suwanda, M.Si, guna memastikan masyarakat di tingkat desa mendapatkan akses informasi yang setara.
Bupati Mempawah, Erlina, yang hadir meninjau langsung lokasi kegiatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi "jemput bola" ini. Menurutnya, kehadiran layanan langsung di tengah masyarakat adalah kunci efektivitas pembangunan.
"Inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk jemput bola. Alhamdulillah, banyak sekali antusias masyarakat hadir pada kegiatan ini. Masyarakat sangat butuh perhatian dari pemerintah provinsi untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat di desa," ujar Erlina.
Kehadiran layanan mobile ini tidak hanya sekadar menyediakan koleksi buku, tetapi juga menjadi simbol pemerataan akses pendidikan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Hironimus Hero, S.M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Kalbar, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik hingga ke pelosok.
Poin Utama Layanan Perpustakaan Keliling di Desa Sambora:
Aksesibilitas: Memudahkan warga desa mengakses informasi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Peningkatan SDM: Menjadi sarana penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui minat baca sejak dini.
Inklusivitas: Memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Antusiasme warga Desa Sambora terlihat jelas dengan banyaknya pengunjung yang memanfaatkan layanan perpustakaan tersebut. Hal ini menjadi energi positif bahwa program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat selalu mendapat tempat di hati rakyat.
Melalui sinergi dalam "Gema Membangun Desa 2026", Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah berharap dapat terus menumbuhkan harapan dan membangun masa depan Kalimantan Barat yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan mulai dari tingkat desa.

Editor: Tim Media Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Foto: Tim Media Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mempawah